You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Pananjung
Desa Pananjung

Kec. Pangandaran, Kab. Pangandaran, Provinsi Jawa Barat

Eksistensi Sanggar Budaya di Tengah Hiruk Pikuk Desa Pananjung, Pangandaran

Institut Seni Budaya Indonesia 27 Juli 2026 Dibaca 99 Kali

Di tengah riuhnya lalu-lalang pelancong dari berbagai daerah, terdapat sanggar budaya yang mencolok di sudut jalan area Lapang Merdeka, Desa Pananjung. Gerai Desa Wisata Pananjung adalah nama sanggar tersebut. Pemiliknya dikenal dengan nama Pak Kuat. Beliau merupakan salah satu seniman yang masih aktif berkesenian di Desa Pananjung. Alat musik tradisional yang ada di sanggar tersebut juga cukup beragam, terdapat perkusi, angklung, arumba, gong, kecrek, dan lainnya yang dapat dimanfaatkan bersama oleh masyarakat sekitar, termasuk para mahasiswa yang berkegiatan di desa Pananjung.

Saat ini, Desa Pananjung kedatangan mahasiswa yang sedang melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Dengan latar belakang pendidikan seni dan budaya, kedatangan sejumlah mahasiswa dari Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung ke sanggar Gerai Desa Wisata Pananjung juga disambut dengan hangat oleh Pak Kuat. Para mahasiswa bahkan sempat berkolaborasi dalam latihan rutin yang diadakan oleh Pak Kuat di sanggarnya. Melalui alunan musik, nyanyian, dan tarian bersama, terciptalah suasana yang hangat dan penuh kebersamaan.

Kolaborasi antara mahasiswa Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung dan Pak Kuat di Gerai Desa Wisata Pananjung menjadi bukti nyata bahwa seni dapat menjadi jembatan penghubung antara perbedaan latar belakang dan generasi. Harapannya, kolaborasi ini bukan hanya menjadi program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) sesaat, tetapi menjadi langkah awal yang dapat menciptakan rasa tanggung jawab bersama untuk ikut serta dalam menjaga, melestarikan, dan memupuk kembali nilai-nilai budaya lokal di era gempuran wisata modern Pangandaran.

 

Penulis: Maria Artauli Sitorus

KKN ISBI BANDUNG

APBDes 2026 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 1.271.829.845,00 Rp 2.624.326.741,00
48.46%
Belanja
Rp 1.131.968.677,00 Rp 2.680.654.758,00
42.23%
Pembiayaan
Rp 92.328.017,00 Rp 72.328.017,00
127.65%

APBDes 2026 Pendapatan

Hasil Aset Desa
Rp 16.949.880,00 Rp 47.200.000,00
35.91%
Dana Desa
Rp 224.073.600,00 Rp 373.456.000,00
60%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 731.375.707,00 Rp 1.510.936.741,00
48.41%
Alokasi Dana Desa
Rp 258.058.232,00 Rp 519.814.000,00
49.64%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 12.750.000,00 Rp 56.000.000,00
22.77%
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota
Rp 28.230.000,00 Rp 113.920.000,00
24.78%
Bunga Bank
Rp 392.426,00 Rp 3.000.000,00
13.08%

APBDes 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 781.624.878,00 Rp 1.433.240.758,00
54.54%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 185.182.000,00 Rp 819.030.000,00
22.61%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 144.261.799,00 Rp 320.834.000,00
44.96%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 2.500.000,00 Rp 32.350.000,00
7.73%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 18.400.000,00 Rp 75.200.000,00
24.47%